Peluang Usaha    Hobby    Budaya    Kerajinan    Wisata    Oto    Tekno    Olah Raga    Kuliner    Seleb    Pendidikan    Kesehatan    Seks    Modis    Amatir   
Diberdayakan oleh Blogger.

Kenapa Bisnis Pengusaha Tionghoa Selalu Sukses? Ini Rahasianya

Seperti kita ketahui bersama bahwa orang Tionghoa yang berada di Indonesia sebagian besar adalah seorang pengusaha. Dan, hebatnya hampir keseluruhan mereka adalah pengusaha yang sukses. Seakan-akan apapun bisnis yang pengusaha Tionghoa kerjakan bisa berjalan dengan baik dan membawanya menuju kesuksesan.
Ada banyak nilai di sini yang bisa kita pelajari dalam sistem atau tata kelola bisnis yang dijalankan oleh pengusaha Tionghoa. Apa saja sebenarnya yang menjadi kunci sukses dalam menjalankan bisnis dari orang Tionghoa tersebut, perhatikan rahasianya di bawah ini.

1. Pembelajaran Bisnis Sejak Dini

Sudah menjadi hal yang lumrah bagi keluarga Tionghoa ketika menjalankan bisnis keluarga selalu diikutsertakan sejak dini. Bahkan jangan kaget ketika misalnya mereka membuka usaha toko, maka biasanya anak yang menjadi pelayan dan ibu menjaga kasir.
Nah, pembelajaran bisnis seperti ini ternyata sangat efektif dan efisien dalam kultur pengusaha Tionghoa. Sangat bermanfaat bagi anak, nantinya ketika mereka dewasa, mereka sudah sangat memahami seluk beluk bisnis yang dikelola ayahnya. Sehingga ketika dilepaskan pun, mereka tidak kaget lagi.

2. Manajemen Keuangan yang Baik

Ini adalah salah satu kunci usaha yang mungkin jarang dilakukan oleh pebisnis kita. Pengusaha Tionghoa, seberapapun kecil bisnis yang mereka kelola, mereka selalu membuat pembukuan serapi mungkin dan sedetail mungkin.
Mereka menyadari betul bagaimana pentingnya tata kelola keuangan dalam bisnis, sehingga dari sini akan memudahkan setiap langkah bisnis yang mereka akan lakukan. Dengan membiasakan diri membuat catatan keuangan sejak bisnis masih kecil, maka akan semakin memudahkan ketika bisnis menjadi besar suatu saat.

3. Sistem Administrasi yang Rapi

Hampir kita tidak pernah menemui sebuah toko yang dikelola orang Tionghoa kehabisan stok barang. Ini bukti nyata bahwa mereka benar-benar menjaga peluang yang ada, mereka tidak mau peluang meskipun sangat kecil sampai terlepas dari genggaman.
Selain itu, hal ini juga menunjukkan betapa rapinya administrasi yang mereka jalankan. Mereka tahu jika sampai sekali saja tidak bisa melayani pelanggan, maka kredibilitas toko akan menurun di mata pelanggan. Sistem administrasi yang sangat tertata dengan baik bisa menjadi rahasia sukses mereka dalam menjalankan sebuah usaha.

4. Meminimalisir Biaya Hidup

Kebiasaan yang selalu dilakukan oleh pengusaha Tionghoa ketika mereka menjalankan usaha adalah dengan meminimalisir biaya hidup seminim mungkin. Sebelum mereka benar-benar kaya, mereka akan selalu bertindak dengan hati-hati. Bahkan mereka mampu menekan biaya hidup dengan hanya menggunakan 20% dari penghasilan yang mereka dapatkan.
Mereka tidak akan pernah bersenang-senang sebelum posisi usahanya benar-benar aman. Jadi ketika mereka mendapatkan penghasilan 100 juta maka untuk biaya hidup mereka menggunakan yang 20 juta.

5. Keberanian Pengusaha Tionghoa Dalam Mengambil Resiko

Faktor ini juga sangat berpengaruh dalam setiap langkah bisnis yang diambil oleh pengusaha Tionghoa. Mereka memiliki keberanian yang sangat tinggi dalam mengambil sebuah resiko. Namun demikian, tentu setiap keputusan sudah dipikir dengan baik, dengan analisa yang kuat dari pengalaman.
Maka dari itu, spekulasi mereka dalam berbagai bisnis sangat bagus. Intuisi yang kuat ini menunjukkan bahwa mereka memiliki jam terbang yang sangat tinggi dalam membaca peluang. Pengalaman jatuh bangun dalam dunia bisnis yang mereka geluti semakin mengasah kemampuan mereka dalam menganalisa sebuah peluang.

6. Belajar Kepada Siapapun

Kaum Tionghoa ketika mereka sudah memutuskan untuk menjalankan sebuah bisnis, maka mereka akan selalu belajar kepada siapapun. Mereka tidak pernah malu atau segan untuk bertanya pada siapapun yang dianggap bisa memberikan informasi terkait bisnis yang akan mereka jalankan. Daya belajar yang sangat tinggi ini membuat mereka cepat mengetahui informasi penting terkait usahanya. Sehingga membuat usaha yang mereka kelola cepat berkembang dan menjadi besar.

7. Etos Kerja yang Sangat Baik

Sudah bukan rahasia lagi bahwa kaum Tionghoa dalam bekerja memiliki etos kerja yang sangat luar biasa bagus.
Mereka akan selalu bekerja dengan penuh tanggung jawab, tuntas dengan integritas yang sangat tinggi. Selain itu keseriusan mereka dalam mencintai pekerjaan menjadikan setiap langkah kerja menjadi menyenangkan. Sehingga hal ini menjadikan mereka semakin semangat setiap hari dalam memajukan bisnisnya.

Sumber : https://www.maxmanroe.com

Kesalahan-Kesalahan Dalam Memulai Bisnis

Bagi Pengusaha pemula, memulai sebuah bisnis adalah hal yang sangat menantang. Karena banyak sekali hal atau aspek bisnis yang harus dipelajari. Untuk meminimalisir kemungkinan gagal dalam berbisnis, sebaiknya kita mau belajar dari pengalaman kegagalan orang lain.

Perhatikan hal-hal berikut ini untuk menghindari kesalahan-kesalahan dalam memulai bisnis yang biasa dilakukan pebisnis pemula.  :

1. Tidak mengeluarkan cukup uang atau menghabiskan terlalu banyak uang.
Sebagai pengusaha baru, uang mungkin menjadi salah satu kekhawatiran terbesar Anda. Arus kas pada saat pembukaan perdana kemungkinan besar menjadi nihil, sehingga membuat anda berpegang teguh pada uang anda.

Ada dua pola pikir yang cenderung ada pada pengusaha pemula. Pertama, mereka tidak mengeluarkan uang yang cukup besar untuk membiayai apa yang penting untuk dibiayai pada saat pembukaan usaha. Misalnya tidak mau mengeluarkan uang untuk biaya iklan.

Kedua, menghabiskan uang terlalu banyak pada saat permulaan usaha. Biasanya tipe seperti ini memiliki impian besar dan memulai usaha dengan biaya yang juga besar. Seharusnya tidak perlu sampai jor-joran ketika baru memulai usaha. Biarkan usaha berkembang dengan sendirinya, yang jika sudah besar pasti juga memerlukan biaya yang besar.

2. Merasa bahwa Anda tidak memiliki pesaing langsung.
Ketika anda memulai bisnis dengan sebuah produk yang anda pikir benar-benar baru, anda pasti berpikir tidak memiliki saingan. Sebuah pemikiran yang sangat naif jika anda berpikir seperti itu. Karena memang hampir tidak ada lagi yang baru di dunia ini. Barang atau jasa yang ada saat ini adalah hasil dari pengembangan dari produk yang sudah ada sebelumnya.

Pesaing adalah sebuah keniscayaan bisnis. Yang perlu anda lakukan adalah melakukan pembedaan dengan pesaing anda. Baca artikel "purple cow theory".

3. Membuat keputusan perekrutan berdasarkan biaya.
Terkait dengan pemilihan karyawan, pilihlah karyawan yang sudah berpengalaman bertahun-tahun dalam menjalani bidang bisnis yang sama dengan bisnis yang anda baru mulai. Karena pengalaman karyawan itu dapat sangat membantu anda menghindari kesalahan-kesalahan yang tidak perlu pada bisnis tersebut.

Jika anda memilih karyawan rendah biaya, mereka lebih cenderung tidak berpengalaman, tidak terampil atau bahkan tidak dapat diandalkan.

4. Tidak menetapkan tujuan
Pengusaha pemula biasanya terpesona dengan "ide besar" mereka, hingga melupakan membuat perencanaan yang baik. Padahal jika bisnis anda ingin sukses, haruslah membuat perencanaan bisnis yang akurat, spesifik dan realistis/bisa tercapai.

Tetapkan tujuan yang masuk akal, dan kemudian tentukan langkah-langkah spesifik yang perlu Anda ambil untuk mencapainya.

5. Tidak melakukan pemasaran
Sebagai pengusaha baru yang merasa memiliki produk yang hebat biasa nya mereka mengabaikan pemasaran. Anggapan mereka, konsumen akan datang dengan sendirinya jika tahu kehebatan produk mereka, sehingga mereka hanya bisa mengandalkan humas gratis dan marketing dari mulut ke mulut.

Padahal untuk dikenal masyarakat itulah mereka seharusnya berinvestasi dalam pemasaran. Misalnya membuat baliho, selebaran, iklan online berbayar, dan lainnya. Anda juga harus tahu bahwa  pesaing anda juga menghabiskan uang yang sangat banyak untuk pemasaran mereka.

6. Mengambil Profit Terlalu Sedikit
Memiliki margin keuntungan yang sehat sangat penting untuk keberhasilan bisnis Anda. Setidaknya harga yang anda tetapkan sama dengan pesaing anda.  Jika perlu harga anda lebih rendah daripada pesaing, tanpa harus mengorbankan profit. Tinjau kembali biaya produksi dan biaya operasional anda, pangkas biaya-biaya yang tidak perlu. Sehingga profit yang anda dapatkan setidaknya mampu menghidupkan bisnis secara kontinyu.

7. Melakukan Semuanya Sendiri
Mungkin pada awal-awal usaha, anda bisa sendiri melakukan semua pekerjaan bisnis. Tetapi jika anda ingin bisnis anda maju dan berkembang, anda harus bisa mendelegasikan kepada karyawan. Beri mereka kepercayaan melakukan tugas-tugas yang sifatnya rutin, sehingga anda memiliki waktu untuk melakukan tugas yang lebih penting.

8. Ketakutan dengan pemikiran "bagaimana jika..."
Ketika baru memulai usaha, banyak sekali pertimbangan yang dipikirkan. Keraguan hanya akan menimbulkan kelumpuhan bertindak. Yang perlu dilakukan adalah langsung Action / "Mulai saja". Berpikirnya belakangan.

9. Tidak Berorientasi pada Pelanggan
Banyak pengusaha pemula yang terlalu fokus pada produk mereka, tetapi melupakan pelayanan kepada pelanggan. Padahal kunci bisnis yang sukses terletak pada "pelanggan yang puas". Jika pelanggan puas, mereka akan datang dan datang lagi kepada anda. Dan juga memasarkan produk anda secara gratis dari mulut ke mulut.

Memang tidak mudah untuk memulai usaha baru, setidaknya anda jangan mengulangi kesalahan-kesalahan bisnis yang dilakukan oleh pebisnis senior.

Wira Usaha Pecel Ayam / Lele

Salah satu bisnis yang menjadi favorit masyarakat kelas menengah bawah adalah mendirikan tenda kaki lima di emperan toko atau pedestrian jalan. Yang paling banyak adalah tenda pecel ayam /pecel lele yang menjadi makanan khas malam favorit masyarakat.

Pecel ayam/lele biasa disajikan dengan lauk berupa ayam/lele goreng, sambal pedas manis, nasi uduk beserta lalapannya. Ditemani dengan minuman es teh manis atau es jeruk, menambah nikmatnya makanan khas kaki lima ini. Variasi makanan yang biasanya ada yaitu tahu tempe, sate ati ampela, sate usus, bahkan bebek goreng.

Bagaimana prospek usaha kuliner pecel ayam/lele kaki lima ini? Jika kita lihat kecenderungan masyarakat yang doyan ayam dan lele, maka bisnis ini sangat prospektif dan akan bertahan sangat lama. Yang perlu dicermati adalah adanya ancaman berupa perubahan peraturan pemerintah. Sekarang ini masih diperbolehkan berjualan malam dengan menggunakan tenda non permanen, tapi bagaimana jika ada perubahan peraturan pemda yang misalnya melarang semua bentuk kaki lima di semua jam dengan alasan merusak keindahan tata kota. Bisa saja kan?

Saat itulah kaki lima menjadi pihak yang merasa terzalimi dan akhirnya terpaksa gulung tikar karena adanya peraturan seperti itu.

Lebih bagus jika anda ingin membuka bisnis kuliner pecel ayam/lele, anda menyewa kios atau ruko. Selain aman dari kejaran aparat PP dan dari peraturan pemda yang mungkin berubah, memakai kios / ruko untuk berjualan pecel ayam/lele membuat pelanggan lebih nyaman.

Inovasi Bisnis pecel ayam/lele
  • Setelah anda menyewa ruko, anda bisa ubah jam operasional warung menjadi 24 jam jika anda mau. Atau mulai dari jam makan siang sampai tengah malam. Kuncinya disini adalah membutuhkan karyawan yang bekerja shift.
  • Tambah variasi menu misalnya; soto ayam, bebek goreng, ayam bakar, ayam/bebek penyet. Tapi jika anda baru mulai, jangan terapkan ini karena anda bisa kehabisan modal sebelum bisa maju. Inovasi ini hanya untuk kios pecel ayam yang sudah ramai pengunjung.
  • Tempat duduk bisa diubah menjadi lesehan dan ber AC. Kalau anda ingin pelanggan nyaman, bisa pisah ruangan. Menjadi ruangan dilarang merokok dan ruangan bebas merokok. Tapi ini membutuhkan tempat yang agak luas.
  • Wifi gratis… kenapa tidak? Sambil makan pelanggan bisa bikin status di FB, unggah foto ke instagram, dan ngetwit soal makanan yang ada di kios anda. Kalo udah tenar di dunia maya, kios anda ga akan kering pengunjung.
  • Model self service bisa juga anda terapkan. Misalnya pengunjung dibebaskan mengambil minuman, nasi, lalap dan sambal sendiri. Sedangkan ayam, lele dan bebek tetap dilayani. Tapi harga juga menyesuaikan .
  • Full musik. Sambil makan, pengunjung bisa menikmati lagu-lagu yang terkini atau tembang kenangan dari speaker dan cd player anda.

Orang Minder Wajib Baca Ini

Jika kalian ingin menjadi seorang pengusaha, pertama kali yang Anda lakukan adalah Anda harus percaya diri. Percaya diri tentang kemampuan Anda dan percaya diri bahwa produk Anda memang layak untuk masyarakat. Banyak pebisnis yang punya produk yang bagus, tetapi tidak percaya diri tentang produk yang dimilikinya. Akhirnya produk dan bahkan bisnis mereka tidak bisa berkembang. Anda perlu percaya diri tentang produk Anda, dan ini beberapa tips tentang percaya diri sebagai entrepreneur.

Anda harus tahu apa yang Anda kuasai

Kalau perlu, Anda tulis apa kemampuan Anda di jurnal atau buku tulis. Ini penting, karena Anda harus perlu tahu apa sebenarnya kemampuan Anda. Tidak perlu menunggu orang lain yang menilai, karena sebenarnya Anda sudah tahu apa kemampuan yang Anda miliki. Selain itu, Anda bisa mengurai rasa kurang percaya karena merasa tidak mampu dan Anda bisa fokus dalam mengembangkan kemampuan Anda tersebut.

Percaya dirilah dengan apa yang Anda lakukan

Ketika Anda menghasilkan produk yang bagus, Anda harus percaya diri. Entah itu produk Anda tidak dapat diterima dimasyarakat atau memang produk Anda gagal. Anda harus percaya bahwa kemampuan Anda membuat produk itu yang dapat diapresiasi. Proses Anda membuat produk dari usaha Anda yang dapat Anda petik pelajarannya agar Anda bisa terus menghasilkan produk yang bagus lainnya.

Olahragalah!

Ketika Anda kurang percaya diri, Anda kemungkinan akan terjankit stress atau depresi. Itu semua terjadi karena Anda tidak rileks. Anda bisa melakukan relaksasi dengan berolahraga. Beberapa survey menunjukkan bahwa olahraga bisa mengurangi kestresan. Anda dapat berolahraga seminggu sekali atau setiap pagi sebelum beraktivitas.

Kenali sumber mengapa Anda tertekan

Kenapa Anda tertekan selama ini? Karena masyarakat atau karena keluarga. Anda harus mengetahuinya, apa penyebabnya dan apa solusinya. Karena jika begitu Anda bisa berkosentrasi atau bahkan mengurangi tekanan tersebut. Selain itu, Anda harus sekali-sekali mengambil liburan. Selain olahraga, liburan juga penghilang stres dan perasaan tertekan.

Coba cari kesibukan atau hobi

Anda kurang percaya diri karena Anda merasa tidak bisa melakukan apa yang seharusnya Anda bisa lakukan. Anda bisa melakukan hobi yang Anda sukai, misalnya Anda suka bersepeda, Anda coba tekun bersepeda, ikut komunitas atau sekedar kumpul-kumpul. Dengan Anda mempunyai kesibukan dan hobi baru, Anda bisa tahu bahwa Anda bisa.

Susun target

Anda harus mempunyai target, tentu yang masuk akal dan tidak berlebihan. Ketika Anda punya target, Anda akan merasa percaya diri dalam meraihnya. Ketika target yang Anda tulis tercapai, Anda harus menaikkan target Anda. Ketika satu persatu target terpenuhi, seharusnya percaya diri akan muncul.

Sumber :  http://studentpreneur.co/orang-minder-wajib-baca-ini/


Cara Cepat Membuat Pelanggan Anda Datang Kembali

Pepatah lama bilang, pembeli adalah raja. Anda harus melayani sebaik mungkin, mulai dari kualitas dari produk Anda maupun pelayanan. Anda mungkin akan sering bertemu dengan banyak pelanggan. Mulai dari pelanggan yang ramah sampai pelanggan yang sering buat Anda marah. Tetapi semua itu kembali dari Anda, apakah Anda mampu melayani pelanggan dengan baik. Bagaimana cara memuaskan pelanggan Anda?

Kenali pelanggan Anda

Jika Anda masih belum mempunyai pegawai, Anda mungkin akan merasakan sendiri bagaimana tipe pelanggan Anda atau apa sebenarnya yang mereka ingingkan. Dengan mengetahui cirri-ciri pelanggan, Anda akan dapat dengan mudah mengetahui atau bahkan menyusun strategi agar pelanggan tersebut merasa puas dengan pelayan serta produk Anda. Mendengarkan pujian atau kritikan dari pelanggan juga termasuk strategi bagaimana bisnis bisa berkembang.

Terapkan strategi yang fokus pada pelanggan

Jika Anda sudah mempunyai konsumen tetap, Anda tinggal menerapkan strategi bagaimana memuaskan pelanggan. Pelanggan mungkin akan puas dengan produk Anda, tetapi mereka akan lebih puas jika Anda juga melayani dengan lebih baik. Strategi yang bisa Anda terapkan adalah Anda bisa melakukan promosi kedalam target spesifik pelanggan. Misalnya Anda mempunyai konsumen yang sering membeli produk Anda jika ada promosi, tetapi pelanggan tersebut membeli dengan jumlah besar. Anda bisa memakai strategi promosi setiap bulannya atau menggunakan voucher.

Berikan sesuatu yang lebih kepada pelanggan

Inilah sebenarnya yang dicari oleh pelanggan. Jika Anda mempunyai bisnis, pasti Anda akan memiliki pelanggan tetap. Dan jangan ragu-ragu untuk memberikan sesuatu yang lebih kepada pelanggan tersebut. Contohnya jika pelanggan membeli dalam jumlah yang banyak, Anda bisa memberikan pelanggan tersebut diskon atau memberikan produk tambahan.

Bersikaplah professional

Tidak hanya kepada pegawai Anda, sikap Anda kepada pelanggan juga harus profesional. Jika para pelanggan Anda meminta sesuatu atau membeli sesuatu, Anda harus benar-benar memenuhi permintaan mereka. Apalagi jika permintaan mereka khusus atau spesial. Kalaupun perusahaan Anda tidak bisa menerima atau memberikan order, Anda tidak perlu berbohong atau berpura-pura mengulur waktu. Anda harus jujur kepada pelanggan Anda. Jika Anda bersikap profesional, pelanggan akan perlahan-lahan mempercayai perusahaan Anda.

Maintain pegawai Anda

Seperti yang dikatakan diatas, Anda harus bersikap profesional dengan pegawai. Jika Anda sudah memiliki pegawai, Anda juga harus bisa membuat pegawai tersebut nyaman dalam bekerja. Entah itu Anda membuat suasana bekerja yang baik atau sosialisasi antar pegawai dengan atasan juga baik. Tinggal Anda membuat bagaimana pegawai Anda senyaman mungkin. Mengapa demikian? Karena jika ada pegawai yang merasa kurang nyaman, maka akan berdampak dalam melayani para pelanggan. Pelayanan pelanggan yang buruk akan membuat citra perusahaan Anda akan jelek.

Sumber : http://studentpreneur.co/cara-cepat-membuat-pelanggan-anda-datang-kembali/

 

Baca Ini Dulu Sebelum Keluar Dari Pekerjaan Untuk Berbisnis

Tidak selamanya memulai berbisnis Anda harus keluar dari pekerjaan lama Anda sebelumnya. Ada beberapa bisnis yang memungkinkan Anda untuk bekerja sebagai karyawan dan melakukan bisnis, bisnis online misalnya. Tetapi kembali lagi, ketika bisnis ‘sampingan’ Anda sudah mulai perhatian lebih, Anda harus benar-benar fokus dalam mengembangkan bisnis tersebut. Lalu bagaimana waktu yang tepat untuk Anda berhenti bekerja dan fokus dalam bisnis?

Anda harus tahu bagaimana potensi bisnis Anda

Tidak mungkin Anda keluar pekerjaan lama Anda dan fokus pada bisnis Anda, tetapi bisnis Anda ternyata tidak menjamin keuangan atau masa depan. Sebelum benar-benar berfokus pada bisnis Anda dan keluar pekerjan, Anda harus tahu bagaimana sebenarnya potensi bisnis Anda. Pasar ataupun pesaing bisnis harus mengetahui secara detail.

Modal

Anda harus mempunyai modal yang cukup. Tidak mungkin Anda menjalankan bisnis tanpa modal atau bahkan memiliki sedikit modal. Anda harus benar-benar memiliki modal yang cukup untuk membesarkan bisnis Anda.

Buat website dan sosial media

Ini yang sederhana tetapi penting. Profil bisnis dan produk Anda bisa ditampilkan diwebsite tersebut. Anda harus bisa merambah pasar online agar bisa tetap bertahan. Kenapa website? Anda bisa menjangkau pelanggan yang berada diluar kota. Selain itu, Anda harus membuat sosial media untuk usaha atau produk Anda. Anda bisa membuat Facebook, Twitter atau Instagram. Ketiga media tersebut gratis alias tidak berbayar. Anda bisa promosi gratis disana, mengenalkan produk atau usaha Anda.

Branding

Anda harus benar-benar membranding produk atau usaha Anda. Mulai dari logo dan tagline Anda harus benar-benar memikirkan. Anda bisa menggunakan website dan sosial media untuk memasarkan produk Anda.

Tim yang kuat

Anda harus punya tim yang kuat, sebelum Anda benar-benar melepas pekerjaan Anda. Mulai dari co founder atau bawahan Anda. Ketika tim tersebut kuat dan siap untuk melebarkan usaha Anda, mereka akan lebih siap nantinya.

Presentasikan usaha atau produk Anda

Ketika Anda mempunya suatu bisnis, Anda harus menjual diri Anda. Ketika Anda lemah dalam berbicara, Anda bisa menggunakan visual untuk mempresentasikan produk atau usaha Anda. Ketika Anda mempresentasikan tersebut, Anda juga mempromosikan kepada teman-teman atau bahkan kepada investor.
Itulah beberapa Sobat Studentpreneur yang harus disiapkan ketika Anda benar-benar ingin berhenti dari pekerjaan Anda dan fokus untuk berbisnis.

Sumber : http://studentpreneur.co/baca-ini-dulu-sebelum-keluar-dari-pekerjaan-untuk-berbisnis/


Tips Untuk Menjadi Jutawan di Usia 30-an

Menjadi jutawan di usia 30 tampaknya seperti fantasi. Padahal harusnya tidak. Dengan kedisiplinan yang tepat, Anda bisa saja jadi kaya di usia 30-an. Penasaran? berikut 8 disiplin yang dapat Anda terapkan mulai saat ini.

1. Follow the money.
Mungkin Anda sering mendengar pepatah “Don’t follow the money, let the money follow you”. Akan tetapi nyatanya dalam lingkungan ekonomi saat ini, Anda tidak dapat mencapai status jutawan hanya dengan berleha-leha. Pertama, anda harus fokus pada usaha untuk melipatgandakan penghasilan Anda secara bertahap dan melakukan peningkatan pendapatan ini secara berulang-ulang. Follow the money. Hal ini akan memaksa Anda untuk mengontrol pendapatan Anda dan melihat peluang.

2. Jangan show off, tapi show up.
Beli jam tangan atau mobil mewah pertama Anda, sampai bisnis dan investasi Anda menghasilkan aliran pendapatan yang stabil. Jangan pamer, tapi tunjukkan etos kerja Anda. Anda dikenal karena etos kerja Anda, bukan pernak-pernik yang Anda beli.

3. Menyimpanlah untuk berinvestasi.
Sisihkan 10% pendapatan Anda untuk disimpan ke dalam akun yang tak tersentuh. Jangan pernah menggunakan akun tersebut untuk apa pun, bahkan keadaan darurat. Hal ini akan memaksa Anda untuk terus mengikuti tips pertama (meningkatkan pendapatan). Ketika bisnis Anda bangkrut, Anda masih punya tabungan untuk memulai bisnis berikutnya.

4. Hindari hutang yang tidak menghasilkan.
Berhutang seharusnya digunakan untuk keperluan menghasilkan lebih banyak uang. Misalnya sebagai modal. Bukannya membeli sesuatu yang tidak menghasilkan bagi Anda. Ikuti tips kedua, jangan show off. Orang kaya menggunakan hutang untuk meningkatkan investasi dan menumbuhkan aliran kas.

5. Uang tidak tidur.
Uang tidak tahu mengenal jam, jadwal atau hari libur Anda, sehingga Anda seharusnya juga tidak mengenalnya. Uang mencintai orang-orang yang memiliki etos kerja yang besar. Jangan mencoba untuk menjadi orang yang paling cerdas atau paling beruntung. Akan tetapi jadilah orang yang bekerja lebih keras dari orang lain.

6. Miskin bukanlah hal yang masuk akal.
Mengutip ungkapan Bill Gates, “Jika Anda lahir miskin, itu bukanlah kesalahan Anda. Tapi jika Anda mati miskin, itu adalah kesalahan Anda”. Maka, hilangkan semua ide-ide yang menjadikan miskin sebagai takdir dan lumrah.

7. Temukan mentor jutawan.
Sebagian besar dari kita mungkin dibesarkan di lingkungan kelas menengah ke bawah hingga kita menahan diri untuk bertindak sesuai batas dan ide-ide dari kelompok ini. Ubah mindset Anda dengan menemukan mentor yang dapat memotivasi Anda untuk bekerja keras meningkatkan gaya hidup Anda. Kebanyakan orang kaya royal untuk membagi minimal pengetahuan mereka.

8. Tembak 10 juta, bukan 1 juta.
Set goal Anda untuk keuntungan yang lebih besar. Uang di planet ini tidak akan pernah habis, yang ada hanyalah orang yang kurang berpikir besar dan menghabiskan daya dan tenaga mereka untuk mengejar uang kecil. 

Sumber : http://studentpreneur.co/tips-untuk-menjadi-jutawan-di-usia-30-an/

5 Tips Memulai Bisnis Sampingan Pertama Anda

Di kondisi perekonomian yang tidak stabil seperti saat ini, tidak perlu merasa bersalah ketika Anda ingin memulai sebuah bisnis sampingan. Karyawan dipecat dimana-mana, maka wajar sekali jika Anda khawatir dengan stabilitas pekerjaan Anda saat ini. Anda perlu rencana cadangan. Microbusiness bisa jadi jawabannya. Anda bisa menjalankan bisnia Anda di waktu senggang, tanpa mengganggu waktu kerja Anda. Bahkan, ketika bisnis Anda bertumbuh, bisnis Anda bisa jadi exit strategy dari status Anda sebagai karyawan. Nah, berikut adalah lima tips untuk bagi Anda yang ingin memulai bisnis sampingan.

1. Cari tahu apa yang benar-benar ingin Anda tawarkan.
Sebelum memulai bisnis Anda sendiri, Anda perlu mendapatkan gambaran yang jelas dari situasi yang berlangsung di pasar secara keseluruhan, dan dimanakah  tempat yang paling nyaman bagi Anda untuk berbisnis. Cara paling mudah melakukannya adalah dengan survei di sejumlah situs marketplace populer seperti OLX, Tokopedia, Berniaga, FJB Kaskus. Di sini, Anda bisa melihat bagaimana orang-orang yang membuat uang. Dengan mengeksplorasi pasar online, pengusaha pemula bisa lebih memahami apa yang mungkin mereka bisa menawarkan yang unik, atau bagaimana harga layanan yang lain tawarkan.


2. Jaga sumber daya modal tetap murah.
Kesalahan umum pengusaha pemula adalah menghabiskan terlalu banyak uang untuk membuat bisnis mereka tetap mengapung. Padahal, sangat mudah untuk mengambil keuntungan dari marketplace-marketplace yang sudah ada. Dengan membuka lapak di salah satu platform ini, entrepreneur dapat memotong biaya untuk membuat website toko online yang justru berpotensi mahal.

3. Mengidentifikasi kelemahan Anda.
Mungkin Anda adalah seorang desainer grafis berpengalaman. Akan tetapi, Anda mungkin tidak memiliki banyak pengalaman di bidang pemasaran atau penjualan. Akui kelemahan ini, kemudian perbaiki. Setelah Anda mengetahui apa yang tidak Anda kuasai, jalin koneksi dengan pengusaha lain untuk meningkatkan kemampuan Anda. Salin etos kerja, dan apa yang dilakukan orang-orang yang Anda kagumi.

4. Uji pasar.
Tidak mudah untuk mengetahui atau memprediksi apa yang diinginkan pelanggan Anda. Maka, meminta umpan balik dari klien akan membantu Anda mencari tahu apa-apa yang bisa beresonansi dengan target audiens Anda.

5. Merangkul tantangan.
Jika Anda seorang pengusaha pemula, ada baiknya jika Anda tidak berpikir bahwa Anda akan sukses besar dari percobaan pertama Anda, meskipun dalam beberapa kasus mungkin bisa. Dengan demikian, Anda tidak akan membiarkan perjuangan Anda turun di tahap awal. Di dalam bisnis, akan selalu ada kegagalan dan benjolan di sepanjang jalan. Menjadi entrepreneur berarti Anda akan dihadapkan dengan penolakan demi penolakan. Ini tidak berarti apa-apa, melainkan bahwa Anda harus memodifikasi hal-hal tertentu atau mengubah apa yang Anda tawarkan dan gaya pendekatan Anda.

Sumber : http://studentpreneur.co/5-tips-memulai-bisnis-sampingan-pertama-anda/
 

Cara Menentukan Tempat Usaha yang Strategis

Lokasi bisnis bisa dibilang membawa pengaruh yang sangat besar terhadap perkembangan sebuah bisnis di masa depan. Apalagi jika bisnis Anda menitikberatkan operasinya di dunia nyata, bukan online. Misalnya restoran, stationery, pet shop, distro, florist dan lain sebagainya. Jadi, bagaimana cara menentukan tempat usaha yang strategis

Biaya yang diperlukan

Faktor pertama tentu saja biaya. Berapa yang dibutuhkan untuk membeli atau menyewa tanah, peralatan kantor, alat komunikasi, pajak, dan infrastruktur TI. Anda harus memperhitungkan seberapa tebal budget Anda. Akan tetapi, Anda juga perlu tahu bahwa biaya murah bukan jaminan. Jika perusahaan Anda hanya mencari biaya terendah tanpa memperhatikan kualitas dan kebutuhan, seringkali Anda justru akan berakhir dengan membayar lebih banyak dari yang Anda perkirakan. Di luar itu, Anda juga harus memperhitungkan upah tenaga kerja. Ia bisa naik sewaktu-waktu. Jangan sampai bisnis Anda justru harus memberhentikan karyawan karenanya, atau bahkan gulung tikar.

Kesediaan tenaga kerja

Seberapa mudah Anda bisa menemukan tenaga kerja di kota tersebut, atau mereka yang bersedia tinggal di kota tersebut? Misalnya, Anda mungkin bisa lebih mudah menemukan programmer yang bersedia bekerja di kota-kota besar karena banyak kampus yang meluluskan programmer di kota tersebut. Selain lokasi, tenaga-tenaga kerja pada umumnya memiliki kriteria tersendiri terhadap kantor Anda. Misalnya, apakah kantor Anda dekat dengan akses jalan, atau harus masuk jauh ke pedalaman.
Cara Menentukan Tempat Usaha yang Strategis tempat usaha yang strategis tempat usaha strategis menentukan tempat usaha strategis menentukan tempat usaha cara menentukan tempat usaha

Infrastruktur yang ada

Misalnya jalan raya, transportasi publik, suplai energi, air, dan kebutuhan vital lainnya. Semakin dekat bisnis Anda dengan infrastuktur ini, maka semakin semakin mudah bisnis Anda bisa beroperasi. Selain itu, juga soal jarak antara lokasi kantor Anda dengan tempat-tempat strategis lain seperti rumah sakit, kantor pemerintahan, kantor relasi bisnis Anda, dan tempat-tempat hangout para  innovator di  industri Anda.

Kemungkinan pelebaran

Dalam beberapa tahun, bisnis Anda akan bertumbuh, bahkan hingga menggurita. Jumlah karyawan Anda akan semakin banyak, dan bangunan kantor Anda akan semakin banyak dan semakin lebar. Sekarang, Anda bisa mulai memvisualisasikan seberapa besar kantor Anda nanti di masa depan. Apakah masih di lokasi yang sama, atau pindah ke lokasi lain.

Budaya masyarakat

Setiap wilayah memiliki budaya mereka sendiri-sendiri. Meskipun Anda bisa saja mengabaikannya, namun tetap saja Anda harus menemukan lingkungan yang nyaman bagi Anda bekerja. Misalnya membangun pabrik yang bising, atau peternakan ayam yang menyengat di kompleks tentu saja sangat tidak disarankan.

Mendekati pelanggan Anda

Anda perlu riset pelanggan. Seberapa besar potensi pasar di sebuah lokasi. Seberapa besar pasar akan antusias menyambut bisnis Anda jika ia berdiri di tengah pasar tersebut? Apabila Anda bukan orang yang suka riset, maka Anda bisa membidik kompetitor. Karena mereka membuka lokasi di tempat tersebut, tentu sudah dengan melakukan riset tersendiri. Misalnya ketika Indomaret berdiri di sebelah Alfamart, dan sebaliknya. Keduanya saling membidik.

Sumber : http://studentpreneur.co/cara-menentukan-tempat-usaha-yang-strategis/

13 HAL YANG TIDAK DISUKAI KONSUMEN TOKO KELONTONG


Apakah Anda seorang yang memiliki usaha toko kelontong, atau seorang yang mengolah toko yang mirip dengan toko kelontong ?… jika Ya, tulisan berikut ini akan sangat bermanfaat untuk Anda. karena dengan kita mengetahui apa saja yang tidak sukai oleh konsumen saat melakukan transaksi pembelian dengan toko kita, maka kita dapat menghindarinya sehingga konsumen akan merasa puas atas pelayanan kita, dan diharapkan akan menjadi pelanggan yang loyal pada toko kita.
Ok, langsung saja kita lihat 13 hal yang kurang disukai konsumen saat berbelanja di toko kita.
1. Timbangan kurang PAS.
Setiap orang tidak suka jika dibohongi, begitu juga konsumen saat melakukan pembelian pada toko kita, jika kita sering mengurangi timbangan dan diketahui oleh konsumen, maka hal ini akan membuat mereka kecewa dan beranggapan toko kita tidak jujur. Nah apabila ini telah terjadi maka sudah dapat dipastikan konsumen akan kapok belanja pada toko kita dan akan beralih ke toko lain. dan lebih parahnya lagi jika konsumen tersebut bicara kepada orang lain, hal ini akan membuat orang lain yang bukan pelanggan kita menjadi enggan /tidak mau belanja pada toko kita.
2. Hindari kata “TIDAK ADA”.
Apabila ada konsumen yang ingin membeli barang tetapi tidak ada ditoko kita, sebaiknya hindarkan kata “TIDAK ADA” karena hal ini akan membuat asumsi bagi konsumen bahwa toko kita tidak lengkap, sebaiknya gunakan kata “BELUM TERSEDIA” atau kata “SEDANG KEHABISAN STOK” (jika memang barang tersebut pernah kita jual di toko kita). kemudian jika memungkinkan kita bisa saja menjanjikan akan mengadakan barang tersebut secepatnya. sehingga konsumen tersebut akan merasa diperhatikan atas kebutuhannya dan jika beruntung ia akan merekomendasikan bahwa toko kita lengkap kepada orang-orang.
3. Toko sering tutup
Apabila kita sering menutup toko, hal ini akan mengakibatkan konsumen yang ingin membeli dan melihat toko kita tutup maka dikemudian hari ia akan enggan untuk datang lagi ke toko kita, ia khawatir jangan-jangan toko kita sedang tutup lagi. oleh karena itu jika kita ingin sering menutup toko sebaiknya dilakukan secara terjadwal, misalkan setiap hari jum’at jam 11:00 s.d 14:00 dan informasi masi ini disampaikan pada konsumen, dapat melalui selembar kertas yang ditempel di depan toko. hal ini akan membuat konsumen merasa nyaman.
4. Jam operational tidak teratur
Hampir sama seperti di atas, hindari untuk melakukan jam operational toko yang tidak teratur, misalkan hari ini kita buka jam 06:00 besok kita buka jam 09:00 dan lusa berbeda lagi. hal ini akan membuat konsumen ragu apakah toko kita sudah buka atau belum. sebaiknya sama seperti di atas, buat informasi tentang jam operational toko kita, misalkan buka jam 06:00 s.d 21:00.
5. Penjaga toko sering tidak ditempat.
Sedikit berbeda dengan hal di atas, jika kita sering tidak ditempat, sering kebelakang atau mengerjakan yang lain selain menjaga toko sehingga konsumen perlu memanggil-manggil kita terlebih dahulu jika ia ingin melakukan pembelian. maka hal seperti ini akan membuat konsumen enggan untuk melakukan pembelian di kemudian hari, karena menganggap toko kita tidak ada pelayannya. akan lebih parah jika konsumen sudah tahu bahwa kita sering tidak ada di tempat dan menjadikan moment tersebut untuk mencuri barang dagangan kita, di saat kita tidak ada.
6. Terlalu lama menunggu.
Menunggu adalah suatu kegiatan yang membosankan, begitu juga konsumen saat melakukan pembelian, tidak peduli apakah toko kita sedang ramai atau kinerja pelayanan kita yang memang lambat. oleh karena itu usahakanlah untuk secepatnya melayani konsumen sehingga mereka merasa kebutuhan mereka segera dilayani dan merasa diperhatikan. Apabila toko kita memang sedang ramai dan tidak mungkin untuk segera melayani konsumen tersebut, setidaknya kita bisa menyapanya terlebih dahulu seperti :
Kita : “Selamat datang ibu, mau belanja apa ?…”
Ibu : “Eeem, mau belanja telur, mie instans, dll”
Kita : “Ok ibu, tunggu sebentar ya saya melayani ibu yang ini terlebih dahulu”
hal seperti ini akan memberikan kesan bahwa kita siap untuk melayani apa yang ia butuhkan.
7. Melayani konsumen yang datang belakangan.
Senada dengan hal di atas, biasakan untuk melayani konsumen yang datangnya duluan, jika Tidak, dapat saja pembeli yang datang duluan tersebut akan pergi dengan kesal karena ia merasa tidak dilayani dan akan kapok membeli pada toko kita. kecuali memang konsumen yang datang duluan tersebut mempersilahkan kita untuk melayani konsumen yang datangnya belakangan.
8. Malas mengucapkan “Terima Kasih”
Sering kali setelah melakukan transaksi penjualan kita diam atau acuh tak acuh terhadap konsumen yang baru membeli tersebut. sebaiknya biasakan untuk mengucapkan terima kasih pada konsumen tersebut, karena sesungguhnya laba/keuntungan yang kita dapat adalah dari pembelian konsumen tersebut. selain itu menjadikan image yang baik dan pelayanan yang ramah terhadap nama toko kita. hampir tidak ada orang yang tidak suka jika menerima ucapan “Terima Kasih”. karena sifat manusia adalah butuh dihargai dan dibutuhkan.
9. Salah menghitung total belanjaan.
Jika kita sering salah melakukan perhitungan total belanjaan, hal ini akan membuat konsumen berfikiran kita kurang pandai berhitung atau memang sengaja agar mendapatkan keuntungan yang lebih (jika ternyata totalnya lebih besar dari total semestinya). oleh karena itu, belajar dan biasakanlah menghitung dengan teliti dan tepat agar tidak membuat konsumen merasa di bohongi.
10. Ketinggalan barang belanjaan.
Senada dengan di atas, biasakanlah untuk memeriksa dan memastikan semua belanjaan konsumen telah di berikan semuanya saat konsumen tersebut beranjak meninggalkan toko, jangan sampai konsumen datang kembali untuk mengambil barang belanjaannya yang tertinggal. selain membuat image toko kita kurang teliti, hal ini akan membuat kesal konsumen karena harus datang dua kali ketoko kita dan memakan waktu dan tenaga.

11. Kembalian dengan Permen.
Hindari kembian dengan permen, karena tidak semua konsumen menyukai hal seperti ini, sebaiknya sediakan uang kecil untuk kembalian kepada konsumen. kecuali memang konsumen yang menghendakinya.

12. Barang dagangan yang kotor.
Sebaiknya diwaktu luang, sering-seringlah untuk membersihkan barang dagangan yang kotor dan berdebu, karena hampir semua orang tidak suka membeli barang yang kotor dan berdebu, terlebih-lebih yang dibeli tersebut adalah jenis makanan, jangan sampai toko kita dianggap sebagai toko yang jorok dan kotor.

13. Barang Kadarluarsa.
Sering-seringlah cek tanggal kadarluarsa dari barang dagangan kita. sama seperti di atas tidak ada orang yang mau membeli barang yang sudah kadarluarsa dan tidak layak untuk dikonsumsi. segera singkirkan dan musnahkan barang kadar luarsa agar tidak dikonsumsi oleh konsumen kita. jika memungkinkan saat terjadi transaksi pembelian kita boleh menginformasikan tanggal kadarluarsa dari barang yang dibeli konsumen kita, hal ini agar membuat mereka merasa tidak di bohongi saat membeli di toko kita.

Demikianlah 13 informasi tentang hal-hal yang tidak disukai konsumen saat membeli barang di toko kelontongan. semoga artikel ini bermanfaat dan membuat kita menjadi pedagang yang jujur dan membuat toko kita menjadi lebih maju dan berkembang. Terima Kasih atas kesedian rekan sekalian untuk membaca artikel ini, ide dasar  tulisan ini penulis dapat dari sebuah blog yang penulis lupa alamatnya.  akan tetapi isi dan beberapa point penulis ubah sesuai pengalaman penulis dalam menjalankan bisnis toko kelontongan. untuk penulis Asli dari tulisan ini penulis minta maaf karena tidak meminta izin terlebih dahulu mengambil ide dasar dari artikel ini.
Sumber : http://tokosari.wordpress.com/category/toko-kelontong/

10 Kendala Toko Kelontong

Dalam menjalankan bisnis toko kelontongan ada beberapa kendala yang sering timbul dan sangat meresahkan sang pemilik toko. pada artikel ini penulis menuliskan beberapa kendala yang sering mengganggu toko kelontong. Ok mari kita lihat beberapa kendala tersebut :
1. Hutang Macet
Jika jumlahnya kecil mungkin tidak mengapa, tetapi kalau jumlahnya sudah besar maka ini akan menjadi kendala dalam kelancaran roda bisnis toko kelontong. karena dengan banyak/besarnya hutang macet maka akan membuat toko mengalami kesulitan dalam melakukan pengadan barang dagangan serta pengembangan. beberapa tips untuk menghindari hutang macet dari konsumen adalah :
- berikan batas maximal jika ada konsumen yang mau berhutang.
- buatlah perjanjian batas waktu untuk membayar.
- jangan sungkan untuk menagih jika telah sampai batas waktu.
- jangan memberi hutang pada orang yang kurang dikenal atau tempat tinggalnya tidak kita  ketahui.
- jangan memberi pada orang yang tidak mempunyai pendapatan tetap.
- jangan memberi hutang pada orang yang mengontrak, jika terpaksa jangan terlalu banyak.
2. Barang Kadarluarsa
Kendala yang kedua adalah barang kadarluarsa, ini akan membuat konsumen enggan untuk membeli pada toko kita dikemudian hari jika mereka mengetahui barang kita banyak yang kadarluarsa. beberapa tips untuk menghindari kendala ini adalah :
- Selalu cek tgl kadarluarsa saat membeli barang pada agen
- Jangan sungkan untuk mengembalikan barang pada agen jika ternyata sudah mendekati tgl kadarluarsa.
- Jangan membeli/menyetok barang terlalu banyak untuk jenis barang yang jarang laku.
3. Barang Tidak Laku
Sering kali kita terjebak untuk melengkapi semua jenis barang agar kelihatan toko kita lengkap, hal ini tidak salah, tetapi mempunyai resiko membuat barang tidak laku dalam waktu yang lama, bahkan lebih parahnya lagi barang dapat rusak. beberapa tips untuk menghindari kendala ini adalah :
- Jangan membeli/menyetok barang terlalu banyak untuk jenis barang yang merknya tidak di kenal dan jarang laku.
- Jika memungkinkan lakukan pembelian secara konsiyasi untuk barang yang kurang dikenal, hal ini agar barang dapat dikembalikan ke agen apabila barang tidak laku dalam wakt yang lama.
- Lakukan kerjasama antara beberapa toko kelontong yang ada di sekitar kita, sehingga jika ada barang yang kurang laku di toko kita dapat kita pindahkan ke toko rekanan, mungkin untuk jenis barang tersebut, cukup laku di toko rekanan tersebut.
- Beli dan pakai sendiri untuk barang yang tidak laku tersebut, agar tidak mempengaruhi keuangan toko.
4. Barang Rusak
Nah untuk kendala yang satu ini, akan sangat merugikan karena barangnya tidak dapat kita gunakan atau konsumsi sendiri, beberapa tips untuk menghindari kendala ini adalah :
- Jangan membeli/menyetok barang terlalu banyak untuk jenis barang yang cepat rusak.
- Sering melakukan pengecekan barang, sehingga sblm barang tersebut rusak kita sudah dapat mengantisipasinya, minimal seminggu sekali.
- Jual dengan harga modal atau setengah harga jika masih memungkinkan ada konsumen yang dapat memanfaatkan barang rusak tersebut. setidaknya hal ini memperkecil kerugian yang di alami toko.
5. Pencurian Barang
Tidak ada seorangpun yang suka kalau barangnya dicuri, nah untuk menghindari hal tersebut ada beberapa tips yang dapat dilakukan.
- Selalu waspada dan jeli terhadap kegiatan konsumen selama berada di dalam toko kita.
- Beri kaca yang menghadap ke konsumen agar kita dapat mengawasi kegiatan konsumen dalam toko kita.
- Jika memungkinkan pasang CCTV untuk mengawasi kegiatan konsumen di dalam toko kita.
6. Uang Palsu
Selain tindak pencurian, uang palsu ini akan sangat merugikan toko jika kita tanpa sadar menerima pembelian dengan uang palsu. selalulah lakukan hal berikut untuk menghindari pembelian dengan uang palsu.
- Selalu cek uang yang diberikan konsumen dengan metode 3D (diraba, dilihat dan ditrawang)
- Wasapadalah kepada pembeli dari jalan yang menggunakan kendaraan dan ingin cepat-cepat, biasanya hanya membeli rokok atau semisal barang yang kecil. cek dengan seksama uang yang diberikan dikhawatirkan mereka memberikan uang palsu.
- Selalu buka lembaran uang kertas secara penuh, jika kita menerima uang dari konsumen dalam bentuk lipatan, bukan saja khawatir uang palsu tetapi dapat pula uang sobek yang diberikan kepada kita.
7. Pemalakan dari Preman
Hal ini sering terjadi di daerah yang kurang baik tingkat keamanannya. untuk mengurangi tingkat pemalakan dapat dilakukan dengan cara :
- Berteman dan ambil hati kepala preman yang ada dilingkungan toko, sehingga kita mendapat perlindungan jika ada preman-preman tanggung yang melakukan pemalakan.
- Jika langkah di atas tidak memungkinkan, mintalah perlindungan hukum dari pihak kepolisian untuk keamanan toko kita
8. Tikus
Ya hewan yang satu ini sangatlah merusak barang dagangan toko kelontoong, bukan hanya dari jenis makanan yang bukan jenis makananpun disikat oleh hewan ini, tips untuk menghindari tikus pada toko kita antara lain :
- Peliharalah kucing untuk menakuti tikus agar tidak berani untuk memakan barang dagangan kita
- Siapkan perangkap tikus
- Jaga kebersihan toko
9. Lalat
Kendala terakhir adalah lalat, ya hewan satu ini sangatlah mengganggu keberadaannya di toko kita, selain membawa penyakit hewan ini membawa kesan jorok pada toko kita, untuk mengatasi hewan ini dapat dilakukan beberapa cara antara lain :
- Jaga kebersihan toko dengan sering menyapu dan mengepell lantai toko.
- Buang jauh-jauh sampah toko, khususnya sampah basah.
- Simpan pada tempat tertutup barang dagangan yang mengundang lalat seperti gula merah, ikan asin, dll.
- Berikan pewangi ruangan untuk toko kita.
Ok, sampai di sini dulu informasi tentang beberapa kendala dalam menjalankan bisnis kelontongan, sampai jumpa pada postingan berikutnya.

Sumber : http://tokosari.wordpress.com/2012/05/25/10-kendala-toko-kelontong/

Tips Sukses Mendirikan dan Mengolah Toko Kelontong

Jika Anda berniat untuk membuka usaha toko kelontongan, atau usaha perdagangan. Mungkin artikel berikut ini akan menambah wawasan bagi Anda. Artikel ini memuat informasi tips sukses mendirikan dan mengolah toko kelontongan akan tetapi kiat-kiat yang ada di dalam artikel ini tidak menutup kemungkinan untuk dapat diterapkan pada jenis usaha yang lain, So silahkan untuk diterapkan dan di kembangkan sesuai dengan kondisi dan jenis usaha yang Anda dirikan dan kelola.
Baiklah, berikut kiat-kiat untuk sukses mendirikan dan mengolah toko kelontong.
1. Pilihlah lokasi yang strategis
Lokasi yang strategis, ya benar sekali inilah kiat pertama dan utama untuk menedirikan toko kelontong agar toko yang kita buka nantinya dapat maju dan berkembang sesuai dengan yang kita harapkan. berikut beberapa tips menentukan lokasi yang strategi untuk membuka usaha toko kelontong
- Usahakan lokasi tempat kita membuka toko merupakan lokasi yang padat penduduk, hal ini penting karena barang yang akan kita jual merupakan barang kebutuhan sehari-hari.
- Usahakan pilih lokasi yang mempunyai tingkat pendapatan yang memadai, ini bertujuan agar proses perdagangan kita dapat berjalan lancar tidak tersendat oleh hutang para konsumen dikarenakan tingkat pendapatan yang kecil dari masyarakat sekitar.
- Usahakan memilih lokasi dipinggir jalan utama, dan posisi toko yang akan dibuka toko kelontong berada di sebelah kiri pengendara kendaraan saat arah pulang, hal ini untuk mempermudah orang untuk mampir membeli barang dari toko kita.
- Usahakan lokasi toko yang akan dibuka toko kelontong mempunyai lahan parkir yang memadai, ini perlu dengan adanya lahan parkir akan membuat konsumen kita nyaman dalam berbelanja di toko kita.
- Usahakan lokasi toko mudah dilihat dari kejauhan.
- Usahakan lokasi toko jangan berada di jalur cepat kendaraan, seperti pada turunan jalan, atau tanjakan jalan.
- Usahakan lokasi toko mempunyai tingkat keamanan yang baik, jangan sampai setelah toko kita buka malah di datangi oleh para preman untuk meminta jatah pada toko kita.
- Usahakan memilih lokasi toko yang tingkat kompetisinya rendah, apabila sudah ada 4 toko kelontong di lokasi tersebut, sebaiknya kita tidak usah membuka di daerah tersebut.
2. Tata letak toko dan barang dagangan
Buatlah tataletak toko dan barang dagangan agar mudah dilihat oleh konsumen, karena konsumen akan tertarik membeli apabila barang yang akan dibelinya terlihat dan dapat mereka pilih. saran yang baik susunlah barang dagangan kita menyerupai cara display barang pada minimarket, sehingga konsumen dapat memilih dan bebas menentukan barang apa yang akan mereka beli. Tidak jarang dengan cara memajang seperti ini konsumen sering membeli barang yang tidak direncanakannya dan ini akan meningkatkan omset dari toko kita.
3. Buatlah harga yang bersaing
Buatlah harga yang bersaing atas toko-toko sejenis yang ada disekitar kita, jangan mematok harga yang tinggi dari pesaing, hal ini mengakibatkan konsumen enggan membeli di tempat kita karena di cap toko kita mahal. atau sebaliknyamenentukan harga yang terlalu rendah dari pesaing, karena ini akan mengakibatkan laba kita menjadi sedikit, dikhawatirkan malah impas saja dengan biaya operational toko.
4. Berikan pelayanan yang terbaik
Tidak ada satu orangpun yang suka dilayani dengan kasar dan tidak baik saat membeli sesuatu barang, baik itu konsumen, Anda dan Saya. semua orang mau di hargai dan di anggap penting. oleh karena itu berikanlah pelayanan terbaik kita untuk konsumen yang berbelanja pada toko kita,
5. Jangan bedakan harga barang untuk jumlah yang sama terhadap konsumen
Apakah Anda suka jika anda membeli semisal sabun mandi dengan harga Rp. 3.000,- kemudian Anda tahu bahwa tetangga Anda membeli sabun mandi yang sama dan pada toko sama dengan seharga  Rp. 2.500. jika jawaban Anda adalah tidak suka, maka sama halnya dengan konsumen toko kita. mereka tidak mau dibedakan atas harga dan pelayanan, usahakan berikanlah harga dan pelayanan yang sama pada setiap konsumen.
6. Berikan nilai tambah
Salah satu cara untuk meningkatkan penjualan toko kelontong kita adalah memberikan nilai tambah pada apa yang kita tawarkan. nilai tambah dapat berupa bonus hadiah jika konsumen membeli dengan nilai nominal tertentu. atau dapat pula memberikan point reward kepada konsumen yang dapat ditukarkan hadiah, atau mungkin dapat pula memberikan layanan pengantaran baranng ke rumah konsumen.
7. Jadilah Beda
Biasanya toko kelontong akan sering didatangi oleh konsumen apabila toko tersebut telah terkenal dan telah lama berdiri. Nah apabila kita ingin menarik konsumen agar mau membeli pada toko kita, maka jadilah beda dari toko yang sejenis, karena dengan berbeda akan membuat toko kita dilihat unik dan mengundang rasa penasaran calon konsumen untuk membeli di tempat kita. beberapa contoh agar toko kita kelihatan berbeda antara lain adalah :
- Jika toko lain jam operationalnya sampai pukul 21:00 maka kita bisa berbeda dengan jam operational 24 Jam sehari atau paling tidak lebih malam dari toko lain.
- Jika pada toko lain konsumen perlu bertanya perihal harga barang yang akan dibeli. maka kita dapat berbeda dengan memberikan label harga pada setiap barang  sehingga konsumen tidak perlu lagi bertanya jika ingin mengetahui harga barang dari toko kita.
- Jika pada toko lain konsumen tidak dibebaskan untuk memilih barang yang ingin mereka beli, maka toko kita dapat berbeda dengan menerapkan konsep seperti minimarket yang membebaskan konsumen untuk memilih barang yang akan dibelinya.
8. Selalu baca peluang
Selalulah membaca peluang pasar, dan bergerak cepatlah saat Anda mendapatkan peluang pasar, sebagai contoh : mendekati bulan puasa, maka sediakanlah berbagai barang untuk berbuka seperti sirup, kurma dll. misalkan menjelang liburan sekolah atau masuk sekolah, sediakanlah alat-alat tulis dan perlengkapan sekolah. atau jika dilokasi toko kita blm ada orang menjual pulsa telepon dan token listrik, maka sediakanlah jasa penjualan pulsa dan token listrik tersebut. Nah point ini penting bagi toko kita, agar selalu inovasi dan menjadi berbeda dengan toko-toko sejenis yang ada di sekitar kita.
9. Sisihkan laba untuk pengembangan
Seperti pepatah bilang “Hemat pangkal kaya”, saran yang sangat baik sekali jika dalam pengolahan keuangan toko kita, sebaiknya kita selalu menyisihkan sedikit laba yang digunakan untuk pengembangan usaha. caranya cukup mudah sisihkan saja misalkan 1% dari laba toko setiap harinya dan jangan diambil selama 2 – 3 tahun, setelah tahun ketiga kita akan terkejut dengan nilai yang cukup besar dari hasil menyisihkan tersebut dan kita dapat gunakan untuk pengembagan usaha kita.
10. Ciptakanlah sistem
Jika toko kita telah berjalan, sebaiknya ciptakanlah sistem baku tentang procedure operational toko kita, mulai dari pengadaan barang sampai ke cara menjual, sehingga apabila kita tidak ada dan digantikan oleh orang lain, maka pengganti kita mendapat petunjuk yang baku tentang procedure operational pada toko kita dan hal ini akan membuat nyaman pengganti kita dan konsumen, karena procedure operationalnya telah baku.
11. Delegasikan dan Kembangkan
Melanjutkan point di atas, jika toko kita telah ramai pembeli sebaiknya mulailah untuk mempercai orang dan mendelegasikan kegiatan apa yang sering kita lakukan. kemudian fokuslah untuk membuat pengembangan usaha apakah itu membuka usaha dengan jenis baru, atau mengembangkan dengan membuka berbagai cabang.
Demikianlah beberapa tips untuk sukses membuka dan mengelolah toko kelontong, semoga bermanfaat dan dapat membantu kita. semoga kita sukses dalam mengolah bisnis dan usaha yang kita geluti.
Sumber : http://tokosari.wordpress.com/2012/05/25/tips-sukses-mendirikan-dan-mengolah-toko-kelontong/

Trik Jitu Mengembangkan Usaha Warung Klontong

Usaha Warung Klontong

Bisnis toko klontong yang menjual berbagai macam kebutuhan pokok yang Anda jalankan saat ini seharusnya dapat berjalan dengan baik dan terus berkembang, mengingat bahan kebutuhan pokok seperti beras, telur, tepung dan lain sebagainya yang Anda jual merupakan bahan baku yang selalu dicari oleh semua orang karena merupakan kebutuhan primer. Namun demikian karena banyak orang yang memiliki bisnis yang sama/sejenis maka Ada harus lebih aktif dan kreatif dalam menjalankan usaha. Aktif dalam arti Anda harus berusaha untuk membuat banyak orang tahu tentang usaha Anda. Selain itu Anda juga harus kreatif adalah dalam melakukan promosi penjualan agar menarik bagi calon pembeli.
Ada beberapa trik jitu dalam upaya mengembangkan usaha warung klontong. Anda dapat menjalan beberapa tips berikut ini :
  • Pelayanan yang Memuaskan (Service Excellence). Pelayanan yang membuat pembeli puas adalah kunci yang utama. Ini dikarenakan produk yang Anda jual tidak memiliki keunikan dibanding dengan produk yang dijual kompetitor (penjual lain). Hanya dengan memberikan pelayanan baik dan berkesan maka pembeli yang sudah pernah datang akan mau kembali lagi dan mengabarkannya kepada orang lain agar membeli di toko Anda dan biasanya hal tersebut akan berlanjut terus -menerus. Survei menunjukkan bahwa pelayanan yang baik mampu meningkatkan angka penjualan. Pelayanan yang baik akan mampu menciptakan pembeli yang loyal.

  • Selalu Memperhatikan Harga Jual. Dalam menjalankan bisnis toko kelontong ini, Anda harus jeli dalam menentukan harga jual. Jangan sampai harga jual barang di toko Anda lebih mahal dibanding toko lain. Walaupun Anda mengaku hanya mengambil untung sedikit dalam usaha ini, namun hal tersebut akan percuma bila harga jual Anda masih di atas para pesaing Anda. Untuk barang yang paling diminati dan penjualannya relatif cepat, sebaiknya berikan harga yang sama dengan toko lain atau jika bisa malah lebih murah yang penting Anda harus bisa menekan harga. Intinya, jangan pernah membuat pembeli merasa kecewa karena harga jual barang Anda tidak wajar.

  • Membuat Komunikasi Dan Promosi. Buatlah komunikasi sederhana di dalam toko. Anda dapat menuliskan harga jual barang dalam selembar kertas dengan warna yang menarik jika yakin harga jual lebih murah dibanding kompetitor. Anda juga bisa membuat spanduk dengan tulisan “Dapatkan Harga Murah Tiap Hari Disini”. Bagaimanapun juga (secara psikologis) tulisan “Murah” akan lebih mendorong calon pembeli untuk masuk toko Anda. Pada waktu-waktu tertentu, buatlah promosi yang menarik untuk pembeli. Misalnya,”Dapatkan 1 bungkus mie instant dengan membeli beras 10 kg” atau “Kumpulkan 5 nota pembelian dengan total Rp 200 ribu dan dapatkan 1 bungkus Gula Pasir”. Tentu saja dalam membuat program promosi Anda harus melakukan perhitungan yang matang agar tidak sampai rugi.

  • Memberikan Jasa Pengiriman. Jika pembeli berbelanja dalam junlah yang cukup besar, Anda bisa memberikan bonus jasa pengiriman barang secara gratis sampai ke rumah. Biasanya pembeli akan merasa senang jika mereka dibantu dan diperhatikan.
Demikian trik jitu yang bisa kami sampaikan untuk mengembangkan usaha warung klontong Anda. Semoga berhasil dan sukses.

Sumber : http://danausaha.net/trik-jitu-mengembangkan-usaha-warung-klontong.html

 
 
Copyright © 2014 KANG LINTAS. All Rights Reserved. Powered by Lintas Daerah
Template by Creating Website and Kang Lintas