Peluang Usaha    Hobby    Budaya    Kerajinan    Wisata    Oto    Tekno    Olah Raga    Kuliner    Seleb    Pendidikan    Kesehatan    Seks    Modis    Amatir   
Diberdayakan oleh Blogger.

Sinabung Meletus Megawati Kirim Tim Bantuan ke Sinabung

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengirimkan tim bantuan kemanusiaan ke lokasi bencana Gunung Sinabung, Provinsi Sumatera Utara. Tim yang diturunkan, tak lain Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) DPP PDI Perjuangan. Sebanyak 10.000 masker, perlengkapan medis, serta bantuan lainnya dibawa oleh tim yang berangkat hari ini, Senin (30/8/2010).

152 Guru di Sumut Tidak Lulus PLPG

Medan  - Dari 2.083 guru di Sumatera Utara yang mengikuti Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) gelombang pertama tahun 2009, sebanyak 152 di antaranya dinyatakan tidak lulus.

Ketua Divisi Diklat PLPG Universitas Negeri Medan (Unimed), Berlin Sibarani, di Medan, Senin, mengatakan, sebagian besar ke-152 guru yang tidak lulus PLPG tersebut karena tidak memenuhi syarat kelulusan.

Syarat yang dibutuhkan untuk lulus pada PLPG Sumut 2009 tersebut tidak hanya dari penilaian portofolio saja, tetapi termasuk ujian tulis, ujian praktek mengajar, penilaian teman sejawat dan dari penilaian partisipasi.

“Untuk pengumuman kelulusan telah dapat diakses di website resmi Unimed, unimed.ac.id, atau dapat dilihat secara langsung di papan pengumuman di Gedung Biro Rektor Unimed,” katanya.

I mengatakan, PLPG Sumut 2009 gelombang pertama itu diikuti 2.083 guru yang pada sertifikasi 2008 lalu gagal portofolio.

Adapun peserta diklat ini merupakan guru SD sebanyak 668 orang, guru SMP sebanyak 577 orang, guru SMA 639 orang, guru SMK 66 orang, dan guru Bimbingan Konseling (BK) 132 orang.

“Ke-152 guru yang tidak lulus PLPG tersebut masih dapat mengikuti ujian ulang yang akan digelar pada 30 September 2009 mendatang di Unimed. Pelaksanaannya digelar satu hari penuh, dari pukul 08.00 WIB hingga 18.00 WIB ujian tulis dan praktek mengajar,” katanya.

Ia mengatakan, pada diklat yang dilaksanakan 7-16 September 2009 lalu atau menggunakan pola 90 jam itu juga tidak diikuti sebanyak 44 orang peserta dengan berbagai alasan.

Namun ke-44 guru yang tidak hadir itu masih diberi kesempatan untuk mengikuti PLPG gelombang kedua.
“Mereka tetap kami imbau untuk mengikuti PLPG pada gelombang berikutnya, dengan begitu mereka tetap memiliki peluang untuk lolos sertifikasi guru tahun ini,”katanya.

Jadi, lanjutnya, dari 2.083 peserta dikurangi 152 yang tak lulus dan dikurangi 44 peserta yang tak mengikuti PLPG gelombang pertama ini, maka jumlah peserta PLPG Sumut 2009 yang lulus 1.887 orang guru.

Pada pelaksanaan PLPG yang memakan waktu 10 hari tersebut, masing-masing peserta diberikan modul materi pembelajaran dengan harapan para peserta dapat meningkatkan mutunya menjadi seorang guru yang berkualitas.

“Modul tersebut terdiri dari beberapa materi, pengembangan profesionalitas guru, metodologi pembelajaran yang meliputi penilaian hasil belajar, model dan media pembelajaran, rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), dan penelitian tindakan kelas serta penulisan karya ilmiah),” katanya.(antarasumut)

(T.PK-JRD/B/S015/S015) 28-09-2009 18:10:05

Bayi Kembar Empat Lahir di Medan

Medan - Tim dokter RSU Dr Pirngadi Medan, Selasa berhasil melakukan operasi Cesar membantu kelahiran bayi kembar empat pasangan Dermawan Boru Manurung dan Suaminya bermarga Siregar warga Jalan Lumban Tanjung, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumut.

Kondisi keempat bayi kembar perempuan yang lahir dalam keadaan normal itu masing-masing dengan berat 2,8 kg panjang tubuh 48 cm, bayi kedua 2,4 kg (45 cm), ketiga 2,2 kg ( 43 cm) dan keempat 2,5 kg (45 cm).

Salah seorang tim dokter yang merawat bayi tersebut, Dr. Leon Agutian SPA mengatakan, kelahiran bayi kembar empat saat itu tergolong langka, umumnya kelahiran bayi kembar hanya dua orang.

Ia mengatakan, salah satu faktor kehamilan ganda umumnya disebabkan gen orang tua maupun keluarga si anak.

Ditegaskan Dr. Leon, proses kelahiran bayi kembar yang saat ini dirawat di ruang Perinatologi rumah sakit tersebut, berjalan normal dan lancar, namun pihaknya akan terus memantau perkembangan bayi kembar itu.

Salah seorang tim dokter lainnya, Dr. Elida R Sidabutar mengatakan, sebelum dilakukan proses persalinan, pihaknya memperkirakan bayi dalam kandungan wanita itu kembar tiga.

“Berdasarkan USG (ultrasonografi) awal, bayi yang dalam kandungan pasien diperkirakan kembar tiga, namun setelah dilakukan operasi ternyata empat orang,” katanya.

Ia mengatakan, usia kehamilan sang ibu yang mengandung empat bayi tersebut memasuki 38 minggu.

Megawati Boru pardede nenek bayi kembar tersebut mengungkapkan, kelahiran bayi kembar empat tersebut merupakan kelahiran ketiga dari anak perempuannya itu, sedangkan anak pertama dan kedua tidak ada yang kembar.

Ia mengatakan, salah seorang dari keluarga mereka ada yang lahir dengan kondisi kembar, namun kelahiran bayi kembar empat merupakan yang pertama dalam keluarganya.

Saat usia kehamilan bayi kembar itu memasuki tiga bulan, ayah dari anak keempat itu tewas dalam kecelakaan lalu lintas.

Ia mengaku, merasa gembira ketika mendengar bayi kembar empat tersebut atau cucunya lahir dalam keadaan sehat. (antarasumut)

(T.PSO-020/B/S015/S015) 29-09-2009 17:12:08

Bayi Raksasa Lahir di Sumut


Seorang bayi laki-laki dengan bobot 8,7 Kg dan panjang 62 Cm lahir di Sumatera Utara. Bayi raksasa tersebut lahir melalui operasi caesar di RSU Abdul Manan Simatupang, Kisaran, Asahan, Senin (21/9) lalu.

 
 
Copyright © 2014 KANG LINTAS. All Rights Reserved. Powered by Lintas Daerah
Template by Creating Website and Kang Lintas