Peluang Usaha    Hobby    Budaya    Kerajinan    Wisata    Oto    Tekno    Olah Raga    Kuliner    Seleb    Pendidikan    Kesehatan    Seks    Modis    Amatir   
Diberdayakan oleh Blogger.

Trik Keberhasilan Hotspot RTRWNET



Bisnis Hotspot RTRW-NET dalam istilah lazimnya adalah jenis usaha untuk memanfaatkan besaran Bandwitdh yang dimiliki untuk dipergunakan secara bersama-sama dengan menggunakan tarif tertentu oleh pihak Provider setempat.

Namun kali ini, kami coba membuka tabir dibalik "Rahasia Keberhasilan Bisnis Jaringan Hotspot" (part.1 & part.2) tersebut......secara Tehnis dan NonTehnis....!!


Beberapa persyaratan yang menjadi barometer awal untuk membuat Bisnis ini, antara lain :

1. INTERESTED, bisnis ini harus mempunyai daya tarik tersendiri buat para penggunanya.Interested atau daya tarik ini, bisa berupa promosi, kecepatan yang ditawarkan hingga efisiensi dan fleksibitas penggunaannya.

2. FAST , cepat dari sisi akses jaringan yang ditawarkan. Hal ini sangat penting sehubungan akses ini dilakukan dengan metode wireless atau tanpa kabel. Dimana akses wifi secara default (excelent sinyal) hanya memiliki throughput 54 Mbps atau 1/2 daripada kecepatan akses kabel LAN jika anda menggunakan kabel UTP dengan melakukan sambungan via Port LAN.

3. Akurat, dari sisi penggunaan Bandwitdh yang ditawarkan kepada pelanggan. Pembatasan bandwitdh untuk setiap akses haruslah dibuat secepat mungkin dan tidak saling mengganggu satu sama lain. Sehingga dalam hal ini penggunaan Bandwitdh Limiter amatlah penting untuk diperhitungkan, dimana Total bandwitdh yang dimiliki oleh sebuah BTS Hotspot menjadi acuan untuk menentukan berapa besaran kecepatan yang harus diberikan kepada pelanggan agar tetap nyaman dari sisi penggunaannya pada saat terjadi Over Load Bandwidh. Misalnya : RTRWNET ini dibebani dengan penggunaan akses sebanyak 20 user atau 30 user/pelanggan dan melakukan download secara bersamaan.




4. Networking, juga akan menjadi solusi untuk melakukan perluasan cakupan daya tangkap sinyal. Karena hal yang mustahil jika anda hanya memiliki 1 [satu ] antena saja di BTS untuk dapat menjangkau pelanggan hingga 1 KM ( satu kilometer ), seperti apa yang anda baca dibeberapa artikel lainnya.
karena sebesar apapun daya pancar aksespoint yang anda gunakan itu belum tentu pelanggan dapat melakukan koneksi dengan akses point yang anda miliki karena laptop mempunyai Daya Terima (Rx) yang terbatas sebesar 100 milliwatt (20dB) saja...! Solusinya hanya anda harus memperluas cakupan area dengan menggunakan REPEATER AksesPoint dengan system sambungan WDS (Wide Distribution Service).

5. Easy Used, kemudahan untuk mengakses menjadi hal yang penting untuk sebuah system bisnis RTRWNet ini. Karena bisnis ini terbagi menjadi 2 bagian, yakni :
[1] Berlangganan perbulan dengan menggunakan system MAC FILTER pada aksespoint
[2] Berlangganan dengan menggunakan system Voucher seperti yang kami lakukan pada IFANET Hotspot Voucher di Makassar.
Dari kedua system diatas, tentulah system voucher yang lebih efisien dan sangat mudah dilakukan dari sisi penjualan serta pelayanan tehnisnya.

6. Trusted, promosi yang anda lakukan pada bisnis RTRWNet ini menjadi tolak ukur para pelanggan saat mereka melakukan koneksi pada jaringan anda. jika promosi anda tidak sesuai dengan apa yang anda tawarkan, yakinlah anda akan kehilangan kepercayaan dari Pelanggan Hotspot anda.

Demikian paparan singkat secara Non Tehnis, beberapa faktor yang perlu anda perhatikan sebelum memulai Bisnis Hotspot RTRWNet ini. Lantas....... bagaimana dan apa THE BIG SECRET [Rahasia Terbesar secara TEHNIS pada Bisnis ini?? ].......Silahkan anda baca di artikel kami yang mendatang pada sambungan BAGIAN KEDUA dari artikel ini......


TO BE CONTINUED........!!




Regard,-




@dMin ^_^

Rahasia Sinyal Hotspot untuk RTRWNET


Gimana sebenarnya sinyal WIFI yang biasanya digunakan sebagai sinyal perantara pada System Jaringan Nirkabel yang saat ini marak digunakan?

Sinyal WIFI adalah sinyal yang dipancarkan dengan panjang gelombang rambat sebesar 2,4 Ghz. Untuk Wireless G  108 Mhz biasanya menggunakan frekuensi 2,3 Ghz. Lalu bagaimana sebenarnya sinyal ini secara umum dan apa pengaruhnya terhadap pancaran serta penerimaan pada tiap perangkat penerimanya ?

Banyak hal yang mempengaruhi daya pancar suatu Sinyal Central Hotspot, antara lain :

1. Power Output akses point itu sendiri
2. dBi Receive sangat perlu diperhatihan dan diamati secara seksama pada Manual Booknya,karena ada akses point yang mempunyai daya pancar besar tetapi sensitifitas yang sangat lemah (diatas -60 s/d -70 dBi saja)
3. Faktor ketinggian juga perlu diperhatikan.Bukan berarti semakin tinggi suatu antena maka semakin luas jangkauannya. Memang betul, terkadang sinyal wifi suatu akses point dapat kita baca dikejauhan, namun memiliki kekuatan sinyal yang amat lemah. Terkadang nama sih..ada, tapi BAR SINYAL = KOSONG. Sementara untuk koneksi yang baik pada suatu perangkat LAPTOP minimal penerimaan sinyal sebanyak 2 BAR. Itupun tergantung daripada jenis chipset laptop yang anda gunakan. (Intel Pro, Realtek atau Atheros)
4. Hitung Frenel Zone pada wilayah akses point anda. Faktor ketinggian antena bisa menyebabkan klien yang terdekat dengan antena akses point justru malah tidak bisa koneksi.
5. Penggunaan akses point dengan power besar sebaiknya digunakan untuk system Point To Point...bukan Point To Multi Point. Karena sebesar apapun akses point anda, laptop juga mempunyai daya penerimaan yang terbatas.

SARAN : Sebaiknya untuk memperluas jangkauan sinyal adalah dengan memperbanyak REPEATER ditiap-tiap wilayah yang dianggap berpotensi...!! BUKAN MEMPERKUAT SINYAL ATAU MENINGGIKAN ANTENA.

CONTOH NYATA : TELKOMSEL sebagai salah satu perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia dalam tiap wilayah atau kota memuliki puluhan antena BTS yang berfungsi sebagai repeater. Mereka bukan membeli BOSTER yang berkekuatan TINGGI untuk mengkafer sinyal keseluruh pelanggan yang ada dikota tersebut namun mereka membangun banyak BTS untuk memperkuat sinyal GSM yang diproduksi.

FAKTOR PENGHAMBAT SINYAL.

Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan antara laptop yang satu dengan yang lainnya tidak sama daya penerimaan sinyalnya, antara :

1. Faktor kualitas CHIPSET yang digunakan pada Internet WIFI yang berfungsi sebagai penerima sinyal dalam suatu laptop.
2. Faktor posisi laptop pada saat menerima sinyal alias faktor lingkungan saat menerima sinyal. Apakah dalam kamar yang berada dalam bangunan beton? dibawah seng tertutup atau ruangan tertutup dan sebagainya.
3. Faktor penghalang sinyal utama wifi adalah BATU dan SENG. Saat menemui BATU, sinyal akan terserap 70 persen, sisanya terpancar menyebar tanpa arah. Saat terkena BAJA, SENG ALUMINIUM sinyal akan terpantul 95%
4. Sebesar apapun Power akses point yang anda gunakan, untuk system Point To Multipoint sinyal akan terpancar paling jauh 1 KM saja tanpa halangan.....INGAT !! TANPA HALANGAN (Tes di Lapangan Bola deh...hehehe)  Untuk ukuran kota besar paling berjarak sekitar 200 - 300 meter, dimana user menerima sinyal pada posisi 2 BAR. Dibawah 2 BAR akan mempengaruhi kecepatan Browsing dan Download pada user akses point.

BEBERAPA KARAKTER JENIS AKSES POINT.

Akses Point sebagai media pancar wifipun mempunyai karakter tersendiri dan fungsi, antara lain :

1. AKSES POINT WIRELESS
2. AKSES POINT ROUTER
3. AKSES POINT BRIDGE
4. AKSES POINT REPEATER
5. AKSES POINT CLIENT
5. AKSES POINT MULTI SYSTEM
Untuk mempelajari lebih lanjut masing-masing karakter Akses Point, silahkan bisa bertanya pada Om Google...hahaha.Soalnya kalau mau ditulis semua tangan bisa gempor....( Ilmu itu mahal Bro ! )

Semoga bermanfaat dan bisa sedikit menambah wawasan.....

Regard,-
Admin IFANET

Read more: http://bisnis-rtrw-net.blogspot.com/2011/10/rahasia-sinyal-hotspot-untuk-rtrwnet.html#ixzz1qiotWSwi

Mengenal Perangkat Wireless RT-RW Net


Banyaknya pertanyaan yang diajukan ke penulis mengenai panduan peralatan yang dibutuhkan membuat RT RW Net, mendorong kami menuliskannya dalam blog ini,
pertama yang anda siapkan, adalah bahwa anda sudah memiliki koneksi internet Unlimited di tempat atau rumah yang akan dijadikan sebagai pemancar Wireless LAN(WLAN) anda.
Peralatan yang dibutuhkan antara lain :
1. Access Point








Fungsi Access Point ibaratnya sebagai Hub/Switch di jaringan lokal, yang bertindak untuk menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan wireless/nirkabel para client/tetangga anda, di access point inilah koneksi internet dari tempat anda dipancarkan atau dikirim melalui gelombang radio, ukuran kekuatan sinyal juga mempengaruhi area coverage yang akan dijangkau, semakin tinggi kekuatan sinyal(ukurannya dalam satuan dBm atau mW) semakin luas jangkauannya. Ada beberapa akses poin yang cocok direkomendasikan untuk transmitter anda, misal Senao Engenius, Ubiquty Bullet, Edimax, dan Routerboard Mikrotik.

2. Antena Omni









Untuk memperluas coverage area hingga beberapa Kilometer, anda memerlukan antena omni eksternal, meski ketika anda membeli access point sudah dilengkapi antena omni, namun belumlah cukup karena hanya berkekuatan sekitar 3-5dB, untuk memperluas area jangkauannya, anda memerlukan antena Omni eksternal, yang rata-rata berkekuatan 15dB.
Antena Omni ini memiliki pancaran atau radiasi 360 derajat, jadi cocok bisa menjangkau client dari arah mana saja. Merk Antena Omni yang direkomendasikan, adalah Hyperlink, Finetic, tapi jika dana anda terbatas tak ada salahnya anda melirik antena omni buatan lokal.

3. Box Access Point






Untuk melindungi access point anda, maka diperlukan pelindung berbentuk kotak, bisa terbuat dari plastik atau plat besi, rata-rata kotak ini sudah dilengkapi dengan kunci pengaman, dan box ini memang harus diletakkan persis di bawah antena.

4. Kabel Pigtail/Kabel Jumper






Kabel Pigtail atau kabel jumperl diperlukan untuk menghubungkan antara antena omni dengan dengan access point, perhatikan panjang maksimal yang diperlukan hanya 1 meter, selebih dari itu anda akan mengalami degradasi sinyal(loss dB) Pada kedua ujung kabel terdapat konektor dimana type konektor disesuaikan dengan konektor yang melekat pada access point anda.

5. POE (Power Over Ethernet)






Agar kabel listrik tidak dinaikkan ke atas untuk "menghidupkan" access point maka anda memerlukan alat "POE" ini yang fungsinya mengalirkan listrik melalui kabel ethernet atau kabel UTP/STP, dengan alat ini maka anda tidak perlu repot-repot lagi mengulur kabel listrik ke atas tower, lebih praktis dan hemat.

6. Kabel UTP/STP






Meski namanya perangkat wireless, namun peranan kabel juga diperlukan, kabel UTP/STP ini diperlukan untuk menghubungkan antara access point dengan jaringan kabel pada LAN lokal anda, jadi di bawah dia bisa ditancapkan ke komputer Gateway/Router atau ke Hub/Switch, pilihlah kabel UTP/STP yang berkualitas baik guna meningkatkan kualitas arus listrik yang dilewatkan melalui POE.

7. Penangkal Petir (Lightning Arrester)



Sebagai pengaman dari petir maka anda memerlukan alat ini yang berfungsi menyalurkan kelebihan beban listrik saat petir menyambar ke kabel pembumian(grounding), komponen ini atau yang biasa dikenal dengan Lightning Arrested Protector ini dipasang pada kabel jumper antara perangkat access point dengan antena eksternal. Grounding untuk penangkal petir umumnya ditanam dengan batang tembaga hingga kedalaman beberapa meter sampai mencapai sumber air. Ingat grounding yang kurang baik akan menyebabkan perangkat wireless tetap rentan terhadap serangan petir.

8. Tower








Guna mendapatkan jangkauan area coverage yang maksimal, anda perlu menaikkan antena omni eksternal ke tempat yang tinggi agar client WLAN anda bisa menangkap sinyal radio anda dengan baik.
## PERANGKAT CLIENT WLAN ##

Pada sisi client, untuk menangkap sinyal dari "antena omni" anda maka perangkat client sbb :
1. Untuk Client yang jaraknya dari tempat pemancar kurang dari 1 KM, lebih ekonomis jika menggunakan Wajan Bolic, dimana pada perangkat tersebut biasanya sudah dilengkapi dengan USB Wifi, yang disambungkan dengan kabel UTP plus kabel extended USB, jadi langsung anda bisa menancapkannya ke komputer.



2. Apabila jarak client lebih dari 1 KM, anda membutuhkan 2 perangkat, pertama, access point dan kedua antena eksternal pengarah atau type grid untuk menangkap sinyal dari pemancar anda. Berikut rekomendasinya :
- Jarak 0-1 KM, pakailah wajan bolic lebih ekonomis
- Jarak 1-2 KM, Akses poin merk Edimax/Bullet Ubiquity/Linksys, antenanya anda bisa
pakai Yagi atau Backfire
- Jarak 2-3 KM, Akses poin merk Edimax/Bullet2/Linksys, antena Grid 24db
- Jarak 3-10 KM. Akses poin merk Senao SL2611/Mikrotik, antena Grid 24db
- Jarak 10 KM lebih, Akses poin merk Senao ECCB3220/Mikrotik, antena Grid
24db.

*Daftar harga bisa dilihat di www.netkom-wifi.com

 
 
Copyright © 2014 KANG LINTAS. All Rights Reserved. Powered by Lintas Daerah
Template by Creating Website and Kang Lintas