Peluang Usaha    Hobby    Budaya    Kerajinan    Wisata    Oto    Tekno    Olah Raga    Kuliner    Seleb    Pendidikan    Kesehatan    Seks    Modis    Amatir   
Home » » 599 Hidran Tak Berfungsi

599 Hidran Tak Berfungsi

Posted by KANG LINTAS on Selasa, 29 September 2009


Petugas pemadam kebakaram seringkali kesulitan memadamkan kobaran api ketika terjadi peristiwa kebakaran. Sebab, banyak hidran penyemprot air tidak berfungsi. Dari 1.493 unit hidran di Jakarta, 40 persen atau 599 unit tidak berfungsi alias rusak. Akibatnya, ketika terjadi kebakaran, petugas kesulitan mencari sumber air. Seperti yang terjadi saat kebakaran menghanguskan 1.158 rumah di Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (27/9).

Hidran tidak berfungsi karena kerusakan insfrastruktur sehingga membuat fungsi penyedotan dari sumber air menjadi tidak maksimal. Selain itu, karena usia hidran yang sudah tua serta ada beberapa bagian hidran yang dicuri.

"Banyak mencuri bagian hidran sehingga membuat hidran tidak berfungsi. Ini membuat petugas kami membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mencari hidran lainnya yang berfungsi," kata Paimin Napitupulu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Dinas Damkar dan PB) DKI Jakarta, Senin (28/9).

Untuk mengantisipasi bencana kebakaran, Paimin berharap agar bisa disediakan hidran di lokasi-lokasi strategis. Apalagi, 53 kelurahan masuk dalam zona merah atau memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana kebakaran dan lokasi hidran banyak yang rusak. Selain itu, pihaknya berupaya akan melakukan perbaikan hidran air yang rusak tahun ini. Kalau tidak, dalam tahun anggaran 2010 akan dianggarkan perbaikan hidran rusak atau penambahan hidran di lokasi rawan kebakaran. Sehingga bila terjadi kebakaran, api bisa ditanggulangi dengan cepat.

Antisipasi kebakaran lainnya yang akan dilakukan Dinas Damkar dan PB DKI yaitu melakukan razia pemasangan sambungan listrik ilegal. Karena, sejumlah kebakaran yang terjadi di Jakarta disebabkan hubungan pendek arus lisrik. Sayangnya, pihaknya belum memiliki payung hukum untuk melakukan razia tersebut. "Diharapkan peraturan gubernur untuk razia instalasi listrik sudah bisa diselesaikan pada akhir tahun ini," harapnya.

Aggota Komisi A DPRD DKI, Abdul Aziz, mengatakan perbaikan hidran untuk pemadam kebakaran harus diutamakan. Semua hidran rusak harus segera diperbaiki dan harus menjaga. "Hidran tidak hanya dibuat, tapi juga harus dijaga," kata Aziz. Pada kebakaran yang terjadi di Penjaringan, Aziz mengungkapkan kesulitan pemadam dikarenakan lokasi pemukiman dan ketersediaan air. Seharusnya kondisi seperti itu dapat segera diantisipasi karena setiap mobil pemadam punya ketersediaan air yang cukup.

SHARE :
Kang Lintas
 
 
Copyright © 2014 KANG LINTAS. All Rights Reserved. Powered by Lintas Daerah
Template by Creating Website and Kang Lintas