Anda tak ingin dinilai rekan kerja atau bos di kantor sebagai karyawan pemalas atau sok sibuk?
Cobalah mengubah penampilan meja kerja agar memberi kesan lebih profesional pada Anda.
1. Jangan biarkan kosong
Biasanya untuk menunjukkan bahwa dirinya sedang sibuk bekerja, seseorang akan menaruh berbagai perlengkapan kerja di mejanya. Ini poin yang bagus. Karena jika di jam kerja meja terlihat kosong, apalagi Anda sedang tidak berada di tempat, orang akan menyangka Anda sedang tidak sibuk bekerja.
Sedang sibuk bekerja atau tidak, sebaiknya tetap ciptakan kesan sedang bekerja. Misalnya, dengan menaruh buku catatan, alat tulis, dan beberapa kertas. Orang menilai kesungguhan Anda dalam bekerja terutama dari apa yang terlihat di atas meja.
2. Jaga kerapian dan kebersihan
Meski sibuk dan banyak peralatan kerja di atas meja, Anda tetap harus menjaga kerapian dan kebersihannya. Jika meja rapi dan bersih, orang akan menganggap Anda sebagai karyawan yang menghargai pekerjaannya. Menjelang pulang pun, kerapian meja kerja tetap perlu dijaga. Ingat, meja mencerminkan kepribadian pemiliknya. Jika meja rapi dan bersih, berarti Anda adalah pribadi yang rapi dan efisien.
3. Gunakan laci meja
Salah satu cara untuk mengelola kertas dan dokumen adalah dengan menyimpannya dalam laci. Di sini, Anda bisa menyimpan semua hal yang berkaitan dengan pekerjaan atau benda yang sifatnya pribadi, seperti makanan ringan, dompet, ponsel, dan lainnya. Bagilah beberapa peralatan dalam masing-masing laci. Misalnya, laci atas untuk alat tulis dan peralatan kantor, laci tengah untuk catatan dan dokumen penting, dan laci bawah untuk barang-barang pribadi. Bereskan isi laci setelah beberapa waktu. Ini menunjukkan Anda bukan hanya menjaga kebersihan dan kerapian bagian luar meja, tetapi juga bagian dalamnya.
4. Tinggalkan meja sesekali
Seharusnya karyawan tidak meninggalkan meja kecuali untuk keperluan penting, atau makan siang, ke toilet, rapat, dan pulang. Saat jam kerja, banyak yang merasa lebih aman jika tidak meninggalkan mejanya. Namun sekalipun Anda karyawan yang rajin dan disiplin, jangan terus berada di meja. Tinggalkan sesekali untuk melihat keadaan sekeliling. Jangan sampai Anda bosan karena terus menerus berada di meja.
5. Jangan merebahkan kepala
Meski mata sudah mengantuk dan sulit untuk berkonsentrasi, usahakan untuk tidak menelungkupkan kepala di atas meja. Sikap ini akan mengesankan Anda pemalas. Jika mengantuk, sebaiknya basuhlah wajah di toilet. Dengan berjalan dan menggerakkan badan akan membantu untuk membuat aliran darah berjalan. Istirahatkan mata sejenak dengan menatap keluar kantor lewat jendela.
6. Bersiaplah untuk pindah
Perpindahan karyawan dari satu meja ke meja lain atau bahkan perpindahan divisi terkadang tak bisa dihindari. Karena itu, Anda harus selalu siap untuk membenahi barang Anda. Itulah gunanya Anda selalu membenahi peralatan dan barang-barang Anda, supaya ketika sewaktu-waktu harus pindah, Anda sudah siap. Jangan tinggalkan kesan buruk pada meja lama, misalnya dengan meninggalkan coret-coretan ataupun stiker.
Cobalah mengubah penampilan meja kerja agar memberi kesan lebih profesional pada Anda.
1. Jangan biarkan kosong
Biasanya untuk menunjukkan bahwa dirinya sedang sibuk bekerja, seseorang akan menaruh berbagai perlengkapan kerja di mejanya. Ini poin yang bagus. Karena jika di jam kerja meja terlihat kosong, apalagi Anda sedang tidak berada di tempat, orang akan menyangka Anda sedang tidak sibuk bekerja.
Sedang sibuk bekerja atau tidak, sebaiknya tetap ciptakan kesan sedang bekerja. Misalnya, dengan menaruh buku catatan, alat tulis, dan beberapa kertas. Orang menilai kesungguhan Anda dalam bekerja terutama dari apa yang terlihat di atas meja.
2. Jaga kerapian dan kebersihan
Meski sibuk dan banyak peralatan kerja di atas meja, Anda tetap harus menjaga kerapian dan kebersihannya. Jika meja rapi dan bersih, orang akan menganggap Anda sebagai karyawan yang menghargai pekerjaannya. Menjelang pulang pun, kerapian meja kerja tetap perlu dijaga. Ingat, meja mencerminkan kepribadian pemiliknya. Jika meja rapi dan bersih, berarti Anda adalah pribadi yang rapi dan efisien.
3. Gunakan laci meja
Salah satu cara untuk mengelola kertas dan dokumen adalah dengan menyimpannya dalam laci. Di sini, Anda bisa menyimpan semua hal yang berkaitan dengan pekerjaan atau benda yang sifatnya pribadi, seperti makanan ringan, dompet, ponsel, dan lainnya. Bagilah beberapa peralatan dalam masing-masing laci. Misalnya, laci atas untuk alat tulis dan peralatan kantor, laci tengah untuk catatan dan dokumen penting, dan laci bawah untuk barang-barang pribadi. Bereskan isi laci setelah beberapa waktu. Ini menunjukkan Anda bukan hanya menjaga kebersihan dan kerapian bagian luar meja, tetapi juga bagian dalamnya.
4. Tinggalkan meja sesekali
Seharusnya karyawan tidak meninggalkan meja kecuali untuk keperluan penting, atau makan siang, ke toilet, rapat, dan pulang. Saat jam kerja, banyak yang merasa lebih aman jika tidak meninggalkan mejanya. Namun sekalipun Anda karyawan yang rajin dan disiplin, jangan terus berada di meja. Tinggalkan sesekali untuk melihat keadaan sekeliling. Jangan sampai Anda bosan karena terus menerus berada di meja.
5. Jangan merebahkan kepala
Meski mata sudah mengantuk dan sulit untuk berkonsentrasi, usahakan untuk tidak menelungkupkan kepala di atas meja. Sikap ini akan mengesankan Anda pemalas. Jika mengantuk, sebaiknya basuhlah wajah di toilet. Dengan berjalan dan menggerakkan badan akan membantu untuk membuat aliran darah berjalan. Istirahatkan mata sejenak dengan menatap keluar kantor lewat jendela.
6. Bersiaplah untuk pindah
Perpindahan karyawan dari satu meja ke meja lain atau bahkan perpindahan divisi terkadang tak bisa dihindari. Karena itu, Anda harus selalu siap untuk membenahi barang Anda. Itulah gunanya Anda selalu membenahi peralatan dan barang-barang Anda, supaya ketika sewaktu-waktu harus pindah, Anda sudah siap. Jangan tinggalkan kesan buruk pada meja lama, misalnya dengan meninggalkan coret-coretan ataupun stiker.
| Ditulis oleh Tati Rani | |
| Karawang, Jawa Barat, 28 Maret 2009 Jam 2:09:20 |
