Jakarta Utara - Sungguh memprihatinkan, halte yang baru dibangun satu bulan lalu di Jalan Raya Cilincing, Jakarta Utara nyaris ambruk. Selain dibangun di atas bantaran saluran air, tempat tunggu calon penumpang angkutan kota itu sudah miring.
Selain itu, kondisi halte sangat memprihatikan karena atapnya tidak ada. “Padahal halte ini baru sebulan lalu dibangun. Saya ngeri jika hujan besar kemungkinan bangunan ini akan ambuk dan menutup saluran
air yang dibawahnya,”jelas Dwi Joko,40 warga Cilincing, Jakarta Utara saat ditemui di lokasi.
air yang dibawahnya,”jelas Dwi Joko,40 warga Cilincing, Jakarta Utara saat ditemui di lokasi.
Bangunan halte itu selain menjorok memakan separuh saluran air, tiangnya menghalang sampah sehingga saluran air menjadi mampet. Warga RT 01/01, Koja, Jakarta Utara juga mengaku khawatir jika hujan deras akan menutup saluran air.
Agar halte itu tidak roboh, beberapa tiangnya diikat dengan tali lalu disangkutkan ke pohon akasia yang berada diseberang saluran air.
Warga setempat sudah beberapa kali minta kepada Dinas Perhubungan Jakarta Utara untuk segera memperbaikinya. Namun hingga saat ini belum ada tindakanya apa-apa dan saling lempar tanggungjawab.
Kepala Suku Dinas Perhubungan, Pemkot Jakarta Utara Ahmat yang dikonfirmasi tidak ada ditempat. Menurut stafnya Kasudin sedang rapat sosialisasi undang-undang lalulintas di Dinas Perhubungan DKI Jakarta.
“Maaf, kasudinnya sedang rapat di dinas,”jelas Perdede salah seorang stafnya.
