Warga Jepang bernama Rika Sano, 33, ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di sebuah tanah kosong, tepat di depan pasar oleh-oleh Kampoeng Bali, Jalan Mertanadi, Kuta, Senin, 28 September 2009 sore. Wisatawan asing itu dilaporkan hilang sejak Jumat, 25 September lalu.
Beberapa bagian tubuhnya hancur dengan bau busuk yang menyengat. Wajahnya menghitam. Saat ditemukan, ia hanya mengenakan kaos warna hitam tanpa pakaian dalam. Polisi yang melakukan olah tempat kejadian perkara menemukan barang-barang milik Sano seperti gunting kuku, kunci kamar hotel, sandal, pakaian dalam, dan alat-alat kosmetika.
Mayat Sano pertama kali ditemukan beberapa karyawan Papaya Bakery yang mencium bau tak sedap dari samping restoran. Karena penasaran, mereka pun mencari sumber bau tak sedap itu. Saat ditemukan, tubuhnya dalam keadaan tertelungkup dalam semak belukar. Perwakilan konsulat Jepang pun ikut menyaksikan proses evakuasi.
Direktur Reserse dan Kriminal Kepolisian Daerah Bali, Komisaris Besar Wilmar Marpaung, yang ditemui di lokasi kejadian, belum dapat memastikan penyebab kematian. “Kita tunggu saja hasil otopsi untuk mengetahui penyebab kematian, termasuk apakah ada unsur pemerkosaan atau tidak,” katanya.
Jajarannya akan berupaya maksimal untuk dapat mengungkap pelaku dan motif aksi keji ini. “Kita berupaya maksimal untuk mengungkap kasus ini agar dapat memberikan ketenangan kepada wisatawan asing yang ada di Bali supaya tidak khawatir. Kalau kasus ini tidak terungkap, turis makin takut datang ke Bali,” kata Wilmar.
Laporan: Wima Saraswati| Bali
Wisatawan Jepang Itu Akhirnya Tewas di Bali
Posted by KANG LINTAS on Selasa, 29 September 2009
| Kang Lintas |
|
Label:
Bali
