KEC. PENJARINGAN :
Pluit - Kinerja UPT Perikanan Muara Angke dirasakan kurang optimal dan terkesan membiarkan keberadaan bangunan yang marak menimbulkan masalah di kawasan tersebut sehingga tidak mendukung program pemerintah.
Hal ini justru dilakukan oleh para pendatang sementara warga asli Muara Angke sama sekali tidak tersentuh dalam pelaksanaan proyek di kawasan itu.
Hal ini justru dilakukan oleh para pendatang sementara warga asli Muara Angke sama sekali tidak tersentuh dalam pelaksanaan proyek di kawasan itu.
Tokoh masyarakat Muara Angke, Diding Setiawan menjelaskan, munculnya berbagai kasus termasuk kebakaran di kawasan Kampung Baru tidak mengundang rasa keperdulian dari pihak UPT Muara Angke untuk memberikan bantuan.